Hakikat Good Governance


a.       Definisi dan konsep good governance menurut para ahli
·         Menurut Effendi dalam Azhri, dkk. (2009 : 187). Di internet, Good Governance sebagai penyelenggaraan pemerintahan secara partisipasi, efektif, jujur, adil, transparan, dan bertanggung jawab kepada semua pemerintahan.
·         Menurut Kooman (1992) bahwa Governance merupakan proses interaksi social politik antara pemerintahan denga masyarakat dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat
·         Menurut Word Bank (Dalam Mardiasmo .0. 9001:23)
Suatu penyelenggaraan yang solid dan bertanggungjawab dan sejalan denga prinsip demokrsai
·         Menurut UN DP dalam kebijakannya yang berjudul Governance for Surfainable Human Development (1997). Mendefinisikan pemerintahannya adalah pelaksanaan kewenangan dan atau kekuasaan di bidang ekonomi. Politik dan administrative, untuk mengelola berbagai urusan Negara pad setiap tingkatan dan kebijakan negara, yang mendorong terciptanya kondisi kesejahteraan, integritas dan kohesivitas social dalam masyarakat.
·         Menurut (Kurniawan, 2005) sebagai penyelnggaraan pemerintah Negara yang solid dan bertanggung jawab serta efisien dan efektif dengan menjaga kesinergian
Jadi sebagai mana yang telah dipaparkan di atas bahwa good governance yang mengembangkan dan menerapkan prinsip – srinsip profwsionalitas, efisien, efektifitas, partisipasi dan suatu good governance juga bias dapat diterima oleh seluruh masyarakat, dan suatu Negara diarahkan untuk mencapai tujuan, yaitu terciptanya struktur suatu pemerintahan yang ideal serta pemerintahan yang berfungsi secara ideal, efektif & efisien dalam melakuakn upaya mencapai suatu tujuan tersebut. 

b.      Faktor – faktor penyebab menurut para ahli perwujudan good governance susah sekali dirasakan oleh Bangsa Indonesia ?
Dalam penyelnggaraan pemerintahannya yang tidak dikelola dan diatur dengan baik akibatnya banyaknya KKN dan masalah penegakan hokum yang sulit berjalan dan dalam kegiatan ekonomi serta kualitas pelayanan ekonomi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan masalah – masalah tersebut juga menghambat pemulihan ekonomi Indonesia, sehingga pengangguran semakin meningkat & banyak menyebabkan konflik – konflik di berbgai daerah yang dapat mengancam kesatuan dan persatuan Negara RI. Pemerintahan yang sebelumnya memegang kuat kendali pemerintahan. Lambat laun akan mengalami pergeseran peran dari posisi yang serba menggeser.
Sehingga mewujudkan Good Governance dirasakan sulit seali bagi bangsa Indonesia karena banyaknya KKN dan masih banyaknya kecurangan – kecurangan yang lainnya dan bagaimana mewujudkan Good Governance kalau masih banyaknya KKN, kemiskinan, dan lainnya. 

c.       Bagaimana peran & pilar perwujudan Good Governance di Indonesia
v Untuk mewujudkan good governance di Indonesia sebagaiman yang telah digambarkan mengenai konsepsi Negara, bahwa suatu Negara harus menciptakan politik ekonomi dan social yang stabil, efektif & berkeadilan, menyediakan public services yang efektif dan harus menegakan HAM, melindungi lingkungan hidup dan mengurus standar keselamatan publik.
v Sedangkan dalam Privat maka suatu pemerintahan harus menjalankan industry, menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, meningkatkan standar hidup, masyarakat, memlihara lingkungan hidup, mentaati peraturan, dan mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.
v Community : menjaga agar – hak masyarakat terlindungi, memengaruhi kebijakan publik, mengawasi penyalahgunaan kewenangan social pemerintahan, dan mengembangakan SDM.
Jadi yang telah dipaparkan di atas untuk mewujudkan good governance itu pemerintahan berperan dalam mengarahkan kegiatan dan selanjutnya pemerintahan juga memberikan peluang yang sangat banyak kepada masyarakat, dan swasta berperan sebagai pelaku utama untuk menjadikan pelaku utama dalam menciptakan lapngan pekerjaan.

referensi :
diambil dari berbagai sumber


Ditulis Oleh : Ai Roudotul // 8:59 pm
Kategori:

0 Komentar Menarik:

Post a Comment

 

Follow dan Join yu .. :D

Aii Roudotul. Powered by Blogger.